Banyak cara mengolah telur, mulai merebus, goreng, mengukus hingga
memindang. Tiap cara yang digunakan berdampak pada rasa, bentuk, dan
tampilan. Supaya olahan telur lebih kaya rasa dan nutrisinya tidak
berkurang, cermati tip berikut ini:
Telur rebus
Untuk merebus telur bisa dalam tiga tingkat kematangan yang berbeda:
* Matang sempurna
Ditandai dengan warna putih susu bagian putih telur dan kuning tua bagian kuningnya. Tekstur telur padat, kenyal, dan lembut.
- Cara membuatnya: Didihkan air lalu masukkan telur. Usahakan telur
terendam air rebusan. Tambahkan sedikit cuka untuk mempercepat proses
pematangan putih teluar. Agar cangkang tidak retak, tambahkan sedikit
garam. Rebus selama 15 menit, lalu masukkan telur dalam air dingin agar
cangkang mudah dikupas dan kuning telur tidak menjadi abu-abu.
* Setengah matang
Bagian kuning dan putihnya belum terlalu padat. Cara membuatnya sama
dengan telur matang sempurna, tetapi waktu untuk merebus cukup tujuh
menit.
* Seperempat matang
Ditandai dengan lelehan kuning telur yang menggiurkan dan putih telur lembut serta transparan.
Gunakan sendok atau seruput kuning telur, setelah sebagian cangkang
dibuka. Tambahkan merica dan garam bubuk untuk memperkaya rasa.
Cara membuatnya sama dengan telur setengah matang, tapi waktunya cukup
lima menit saja. Sebaiknya gunakan telur ayam kampung, karena aromanya
lebih bersahabat dibandingkan teluar leghorn yang cenderung amis.
Dadar
Dadar tipis, terbuat dari campuran telur dengan sedikit garam dan minyak
goreng. Kemudian tuangkan sedikit demi sedikit dalam wajan dadar anti
lengket yang telah panas.
Omelet
Terbuat dari telur kocok yang diberi bahan tambahan susu cair, sayuran,
bahan sumber protein. Sebagai penambah rasa, dibumbui garam, dan merica.
Cara membuatnya, kocok telur, garam, dan merica hingga lembut.
Selanjutnya masukan bahan tambahan. Tuangkan adonan dalam wajan anti
lengket, lalu tutup wajan. Masak di atas api kecil hingga bagian bawah
omelet mulai kering. Balik omelet, tutup wajan. Masak kembali hingga
sisi lainnya matang dan kering.
Poached egg
Adalah telur ceplok yang dibuat dengan cara direbus. Caranya didihkan
satu liter air dalam panci stainless steel yang cekung. Tambahkan satu
sendok makan cuka, satu sendok makan minyak goreng, dan satu sendok teh
garam. Pecahkan telur dalam sendok sayur lalu masukkan dalam air
mendidih.
Rebus telur hingga tingkat kematangan yang diinginkan. Telur matang sempurna akan lepas dengan sendirinya dari sendok sayur.
Telur pindang
Merupakan telur bermotif abstrak. Umumnya disajikan dalam acara syukuran
adat Jawa. Manfaatkan campuran daun jambu, air the dan kulit bawang
merah untuk mendapatkan motif dan warna tersebut.
Cara membuatnya, didihkan air, air daun jambu, dan kulit bawang merah.
Masukkan teluar hingga terendam air rebusan. Setelah telur _ matang atau
telur direbus sekitar 10 menit. Angkat telur dengan menggunakan sendok
sayur. Ketuk perlahan permukaan cangkang telur dengan menggunakan sendok
makan untuk membentuk motif. Masukkan kembali telur dalam air rebusan
masak kembali hingga air terserap dan motif terbentuk.
Scrambled egg
Scrambled egg atau telur orak arik itu terbuat dari campuran telur, susu
cair, keju, dan sedikit margarin yang dicairkan. Tampilannya
bergumpal-gumpal dengan ukuran yang tidak merata. Cara membuatnya kocok
telur hingga lembut lalu tambahkan bahan lainnuya. Panaskan wajan anti
lengket di atas api sedang. Lalu tuangkan campuran telur, aduk hingga
telur bergumpal-gumpal dan marang. Tingkat kematangan sesuaikan selera.
Telur ceplok
Tingkat kematangan bisa disesuaikan dengan selera. Untuk membuatnya bisa
dengan minyak goreng atau margarin. Kalau digoreng dalam wajan biasa
bentuknya tidak bagus tapi sekarang sudah banyak wajan untuk membentuk
telor dengan beragam bentuk..
Met Mencobaa... ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar